Diposkan pada Resume Materi

Cara Membuat PPT yang Baik

Hello guys

Hai hai hai semuaaaa

Kali ini aku akan ngepost tentang ms powerpoint. Pasti kalian semua udah pada tau berbagai fungsi dari ms powerpoint itu. But, aku bakal bahas tentang gimana caranya bikin ppt yang menarik sehingga saat kita menjelaskan pada orang lain, orang tersebut menjadi tertarik dengan presentasi kita.

 

Lots of love

-B-

 

Ms Powerpoint

“Apa Power Point itu?”

Mungkin ini yang terlintas dalam benak pikiran kita semua tentang Power Point, Microsoft Office Power Point atau yang lebih dikenal dengan Power Point merupakan suatu program yang diciptakan oleh perusahaan dunia yang bergerak dalam dunia pemograman yaitu Microsoft yang berbasis di Amerika serikat yang bertujuan untuk membantu para presenter atau orang yang membawakan presentasi.

Power Point diciptakan untuk membantu dalam membawakan presentasi, dan pada makalah kali ini saya akan membahas Power Point dalam bidang pengertian, sejarah,cara pemakaian, sistem operasi, kompatinilitas, dan versi saja.

Power juga memiliki sejarahnya tersendiri, Power juga mengalami beberapa perbaruan yang bertujuan untuk mempermudah user untuk mengoperasikan Power Point
Dalam dunia kerja Power Point mungkin sudah tidak bisa dipisahkan lagi karena hampir setiap saat Power point diperlu, mungkin itu mengadakan rapat dengan mitra kerja atau rapat dengan atasan. Power Point juga menjadi hal pokok dalam dalam dunia pendidikan juga, jadi tidak hanya pada dunia pekerjaan saja.

 

Cara Membuat Presentasi yang Menarik

Sebuah slide yang baik akan mampu menjelaskan ide dan gagasan yang ingin disampaikan seorang presenter. Dengan demikian, audiens akan terbantu ketika melihat slide yang ditampilkan dan presenter pun lebih mudah menjelaskan apa makna yang dikandung oleh slide tersebut.

1.Penggunaan Kata Kunci dan Gambar
777Contoh slide ini lebih kreatif dan mudah dicerna audiens. Slide ini   hanya menggunakan gambar dan kata kunci saja.

 

 

 

2.Meringkas Teks
7777Namun slide tersebut dapat diperbaiki lagi dengan hanya mengajukan pertanyaan yang lebih ringkas kepada audiens. Perhatikan contoh slide presentasi di sebelah kiri. Ini membantu memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

3.Mengganti Teks Panjang Dengan Gambar dan Angka
77777Slide di sebelah kiri jauh lebih ringkas. Dengan gambar yang menunjukkan banyaknya pulau-pulau yang ada di Indonesia dan menggunakan angka yang diperbesar, contoh presentasi ini tampil lebih baik sebagai komunikasi visual. Adapun penjelasan detail adalah tugas presenter untuk menjelaskannya.

4.Mengubah Cara Penyajian Lebih Menarik
777777Slide di kiri tampil lebih menarik lagi dengan menempatkan judul membaca cepat di tengah dan dibuat bergaya mind map dengan membuat empat cabang yang berisi ringkasan dari manfaat membaca cepat menggunakan hanya kata kunci saja ditambah gambar yang mewakili kata kunci tersebut.

5.Penempatan Posisi Gambar
7777777Walaupun demikian, contoh slide presentasi sebelah kiri terlihat lebih baik lagi dengan memperbesar gambar tokoh tersebut dan menghilangkan latar belakangnya. Teks diletakkan berhadapan langsung dengan wajah tokoh tersebut sehingga seolah-olah dia berbicara langsung kepada audiens. Slide ini jauh lebih kuat lagi dampak visualnya dan menggugah emosi.

 

 

Ciri-Ciri Slide yang Baik

  1. Satu slide, satu pesan

Slide presentasi yang baik hanya terfokus pada satu pesan. Tiap slide sebaiknya mewakili sebuah ide yang ingin dijelaskan. Jangan mencampur beberapa ide berbeda ke dalam satu slide. Audiens akan bingung dan sulit mencernanya.

Slide yang fokus pada satu pesan akan lebih kuat, lebih mudah diingat sekaligus mampu menjadi alat komunikasi visual.

  1. Sederhana

Sederhana itu indah. Hal yang sama berlaku untuk slide. Slide sederhana mudah dipahami audiens dalam beberapa detik pertama. Lakukan hal ini dan pastikan pesan yang ingin disampaikan jelas.

Jangan gunakan slide yang rumit sehingga audiens kesulitan memahami maksudnya. Ini mengganggu proses komunikasi visual yang sedang Anda lakukan dalam presentasi. Alih-alih membantu komunikasi, slide tersebut malah menghambat komunikasi. Bahkan tak jarang presenter justru menjadi kesulitan menjelaskan maksud dari slide-nya sendiri.

  1. Perkuat penjelasannya, bukan mengulang pesannya

Slide berfungsi untuk mendukung apa yang akan Anda bicarakan secara verbal. Karena itu, Anda bisa menampilkan gambar, diagram, atau ringkasan dari apa yang dibahas. Gunakan hanya kata kunci. Ini membantu audiens menyerap intisari dari ide yang dijelaskan.

Slide seperti ini akan memperkuat penjelasan Anda. Jangan tuliskan seluruh teks yang ingin Anda sampaikan dalam slide. Hal itu membuat pengulangan-pengulangan yang tidak perlu. Jika sudah dituliskan seluruhnya, kenapa harus dibacakan lagi?

  1. Kuat secara visual

Slide yang baik memiliki kesan visual yang kuat. Artinya, slide tersebut mampu menumbuhkan semangat, mengundang pertanyaan, menciptakan rasa ingin tahu, atau menggugah emosi audiens.

Jika Anda menggunakan gambar, pilih yang paling tepat untuk menggambarkan situasi yang Anda jelaskan. Jika Anda menggunakan diagram, pastikan mudah dipahami, dan fokuskan perhatian pada bagian penting dari data yang ditampilkan. Jika Anda menggunakan teks, pilih kata kunci yang mewakili gagasan yang ingin disampaikan. Jika Anda menampilkan video, pilih segmen yang mampu menjelaskan pesan dengan menarik.

  1. Gunakan teks dengan ringkas

Slide yang baik harus bisa terbaca oleh audiens terjauh yang menyaksikan presentasi. Jika tidak bisa terlihat, artinya slide itu tidak berguna ditampilkan. Bukankah slide untuk menyampaikan gagasan secara visual?

Beberapa ahli presentasi menyarankan maksimum lima baris teks. Dengan demikian seandainya Anda harus menampilkan teks dalam bentuk daftar, pastikan tidak lebih dari lima baris.

  1. Hindari bullet point

Dalam buku Really Bad Powerpoint, Seth Godin mengajak para presenter untuk tidak terpaku pada bentuk slide paling standar di dunia: menggunakan bullet point.

Banyak cara menyampaikan gagasan selain dengan bullet point. Gunakan kreativitas Anda. Seandainya Anda masih perlu menggunakan bullet point, pastikan hanya melakukannya sesekali saja. Jika tidak, bersiaplah untuk dianggap membosankan.

  1. Alur yang teratur

Slide-slide yang baik memiliki alur teratur, dari pembukaan, penjelasan, sampai penutup. Audiens akan melihatnya sebagai satu kesatuan yang harmonis dan sinergis. Slide yang isinya melompat-lompat dari satu topik ke topik yang lain tanpa alur yang jelas akan menyulitkan audiens untuk memahaminya.

Jika Anda ingin melihat contoh slide presentasi yang memiliki ciri-ciri di atas, kunjungilah situs slideshare.net dan cari para pemenang presentasi keren terbaik setiap tahunnya. Anda akan menemukan slideslide berkualitas yang mampu menjelaskan gagasan dengan bahasa yang mudah dan gambar yang menggugah emosi.

Jika Anda sudah mengetahui ciri-ciri slide yang baik, maka mulailah menerapkannya setiap kali membuat slide presentasi. Mungkin tidak selalu mudah pada awalnya, karena Anda belum terbiasa. Tapi lama kelamaan Anda akan menjadi seorang komunikator visual yang handal.

 

 

 

Daftar Pustaka

 

http://animasigratis.blogspot.com/2010/01/gambar-animasi-gratis-untuk-presentasi_28.html
http://guru-ipa-pati.blogspot.com/2012/01/dalam-membuat-media-pembelajaran-kadang.html
http://semoga-berhasil-sukses.blogspot.com/2013/01/makalah-microsoft-power-point.html
https://www.presentasi.net/contoh-slide-presentasi-powerpoint/

Iklan

Penulis:

Berlian Ekita Mekarsari DI Kebendaharaan Negara 1-22

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s